Esai

::Sukses yg relatif::

Saya terbiasa belajar dari semua orang tanpa harus memaksa mereka menggurui aku,tanpa memandang dia cowok atau cewek, tua atau muda, kaya atau miskin. Saya selalu inget bahwa sifat-sifat Tuhan bersembunyi di balik ciptaanNya, jadi saya berasumsi pasti ada sisi positif yang bisa diambil. Tanpa sadar, saya kadang menganggap sesuatu benar menurut kacamata penilaianku, tapi ternyata ada yang lebih benar lagi, subhanallah beginilah nasib orang bodoh yg sok pintar, tapi saya masih bersyukur bisa menyadarinya. Inget itu semua, saya jadi malu mau sok nasehatin orang lain, tapi saya juga tidak mau mengabaikan perintah agama yg dituntut untuk saling menasehati dalam kebaikan –ajarkanlah walau hanya satu huruf-. Sempat saya terpaku pada theory of relativity yang dicetuskan mbah albert enstein sampe-sampe saya menganggap semua relatif, tapi saya jg tidak sadar relatif itu pengertianny jug arelatif. Nah lho, bingung kan? Ya beginilah bahasa orang awam yang sok tau ngeblog. Saya tidak sadar bahwa prinsip orang lain mungkin beda dengan prinsip saya, tapi bukan berarti mereka salah, semua relatif kan? Nah disinilah letak kesalahan saya, menghianati prinsip hidup saya sendiri.

Hingga suatu ketika saya berbincang dengna kerabat melalui sms,saya bilang kepada Beliau,“saya ingin 5 thn lagi kita udah sama-sama menjadi orang sukses”. Di akhir bawah saya tambahkan notes dlm tanda kurung,”(walau arti sukses itu Relatif)“. Saya merasa benar bahkan paling benar dengan kata-kataku tadi merujuk pada kata-kata yg sering saya baca. Sampe sms balesan yg beliau kirim membuka mindset baru dalam hidup saya. Beliau membalas sms, “terlalu lama menunggu 5 tahun ang. Semoga hari ini dan seterusnya kita selalu jadi org sukses..Smangat!!”. Saya berterima kasih kepada beliau yang sudah buka cara pandang baru dalam hidup saya, saya yang berteriak-teriak bilang sukses itu relatif, eh ternyata orang yang saya beri tahu lebih bisa memaknai sukses yang relatif itu seperti apa. Berangkat dari sini saya belajar untuk menghargai tiap detik yang saya lalui, saya mungkin sukses hari ini,sukses dalam banyak hal, mungkin bisa sukses dalam mendirikan sh0lat, sukses menimba ilmu untuh hari ini, relatif kan? Nah kalau bisa sukses hari ini, kenapa harus nunggu sukses 5 tahun lagi? Toh masa depan bukan milik saya, masa depan siapa yang tahu? Who kwows? Demikian apa yang bisa saya bagi, semoga anda-anda semua bisa meraih sukses hari ini,amien..

 

Aang Kunaefi

Probolinggo 20/09/2010

 

Iklan
Standar

3 thoughts on “::Sukses yg relatif::

    • aangbikinblog berkata:

      iyaaaaa betul bsnged mbak, dan aku baru sadar itu kemaren, itupun temen saya yg nyadarin, parah ni wkwkwkw….
      manusia yg tak tau diri saya ini ckckckc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s